RuangLingkupTeknologiPendidikan


RUANG LINGKUP TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Nama : Nurul Lu’lu’ul Ma’sumah
NIM : 2118082


Abstrak
Teknologi pendidikan perlu dipikirkan dan dibahas terus menerus karena adanya kebutuhan riil yang mendukung pertumbuhan dan perkembangannya, yaitu (i) Tekad mengadakan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar; (ii) Keharusan meningkatkan mutu pendidikan berupa, antara lain, penyempurnaan kurikulum, penyediaan berbagai sarana pendidikan, dan peningkatan kemampuan tenaga pengajar lewat berbagai bentuk pendidikan serta latihan; (iii) Penyempurnaan sistem pendidikan dengan penelitian dan pengembangan sesuai dengan tantangan jaman dan kebutuhan pembangunan; (iv) Peningkatan partisipasi masyarakat dengan pengembangan dan pemanfaatan berbagai wadah dan sumber pendidikan; (v) Penyempurnaan pelaksanaaninteraksi antara pendidikan dan pembangunan di mana manusia dijadikan pusat perhatian pendidikan. Teknologi Pendidikan sebagai suatu disiplin keilmuan, pada awalnya berkembang sebagai bidang kajian di Amerika Serikat. Dengan adanya perkembangan ini membawa perubahan yang menuntut sebuah konsep yang menerapkan teknologi dalam pembelajaran.

PEMBAHASAN
  1. Pengertian teknologi pendidikan
Secara etimologis, teknologi berasal dari dua kata yaitu, Teknikhos dan logos. Teknikhos berarti metode, yaitu suatu teknik untuk mencapai tujuan praktis, sedangkan Logos mempunyai makna ilmu. Teknik sebagai akar teknologi juga berarti cara untuk menghadapi, mengerjakan, menangani dan menyesuaikan hal atau masalah. Dalam pengertian yang lain, teknologi juga berarti metode teknis, khususnya dalam riset ilmiah dan juga metode pencapaian yang diinginkan. Di samping itu teknologi juga di artikan sebagai kemampuan teknik yang berlandaskan pengetahuan ilmu eksakta yang berdasarkan proses teknis; ilmu teknik.
Secara terminologis Yusuf Hadimiarsa dalam bukunya mengatakan, bahwa teknologi merupakan keseluruhan sistem untuk mengelola hasil hingga melahirkan nilai tambah. Sementara AECT (Association of Education and Communication Technology) 2004, memberikan definisi sebagai berikut, “Educational technology is the study and ethical practice of facilitating learning and improving performance by creating, using, and managing appropriate technological processes and resources”, yakni teknologi pendidikan adalah studi dan praktek etis dalam upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan atau memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat. Jelas, tujuan utamanya masih tetap untuk memfasilitasi pembelajaran agar efektif, efisien dan menarik seta meningkatkan kinerja.
Teknologi pada hakikatnya adalah proses untuk mendapatkan nilai tambah. Proses itu memang menghasilkan produk yang bermanfaat. Sedangkan pemanfaatan produk itu tidak terlepas dari unsur budaya lain atau sistem yang telah ada. Dari definisi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa teknologi merupakan metode teknis yang digunakan dalam rangka mencapai tujuan tertentu dan hasil yang maksimal (nilai tambah). Metode ini tidak hanya dipakai dalam satu sektor kehidupan, melainkan dapat dimanfaatkan pada banyak sektor. Dalam pembahasan ini, pendidikan mendapatkan perhatian utama untuk menjadi bahan kajian yang berhubungan dengan teknologi.
  1. Ruang Lingkup Teknologi Pendidikan
Di bagian sebelumnya Anda telah belajar bahwa teknologi pendidikan berkaitan dengan membawa peningkatan dalam proses belajar-mengajar. Anda juga telah mempelajari teknologi pendidikan itu adalah studi terapan atau praktis yang bertujuan memaksimalkan efek pendidikan dengan mengendalikan berbagai faktor-faktor seperti tujuan pendidikan, konten, lingkungan belajar, bahan ajar, perilaku siswa dan guru dan keterkaitan antara siswa dan guru. Teknologi pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran manusia. Dengan memacahkan masalah pembelajaran, ruang lingkup dari teknologi pendidikan sangatlah luas namun dapat diperinci menjadi :
1.      Kawasan desain
Kawasan desain adalah suatu proses untuk menentukan kondisi belajar dengan tujuan untuk menciptakan strategi dan produk. Jadi desain pembelajaran adalah sebagai inti dariteknologi pendidikan dan menciptakan produk pada tingka tmakro seperti program pembelajaran dan kurikulum, tingkat mikro seperti pelajaran dan modul. Cakupan kawasan desain adalah:
a.       Desain sistem pembelajaran
b.      Desain pesan
c.       Strategi pembelajaran
d.      Karakteristik siswa.
2.      Kawasan Pengembangan
Kawasan Pengembangan adalah proses pengubahan dari bentuk desain menjadi bentuk yang dapat digunakan. Di dalam kawasan pengembangan saling keterkaitan antara teknologi teori dengandesain pesan maupun strategi pembelajaran. Hal ini terjadi karena pesan yang didorong oleh isi, strategi pembelajaran yang didorong oleh teori, yang berbentuk fisik dari teknologi perangkat keras dan lunak dan bahan pembelajaran. Kawasan pengembangan meliputi:
a.       Teknologi Cetak
b.      Teknologi Audiovisual
c.       Teknologi Berbasis Komputer
d.      Teknologi Terpadu
3.      Kawasan Pemanfaatan
Pemanfaatan adalah aktivitas menggunakan proses dan sumber untuk belajar. Fungsi pemanfaatan sangat penting karena mempelajari kaitan antara pembelajar dengan bahan atau sistim pembelajar. Bagian-bagian dari kawasan pemanfaatan adalah:
a.       Pemanfaatan media
b.      Divusi Inovasi
c.       Implimentasi dan Institusionalisasi
d.      Kebijakan dan Regulasi
4.      Kawasan Pengelolaan
Konsep pengelolaan merupakan bagian integral dalam bidang teknologi pembelajaran dan dari peran kebanyakan para teknologi pembelajaran. Ada empat kategori dalam kawasan pengelolaan:
a.       Pengelolaan Proyek
b.      Pengelolaan Sumber
c.       Pengelolaan Sistem Penyampaian
d.      Pengelolaan Informasi
5.      Kawasan Evaluasi (Penilaian)
Evaluasi adalah proses  penentuan  berhasil  tidaknya suatu  pembelajaran. Kawasan  penilaian  mencakup  empat  subkawasan yaitu:
a.       Analisis masalah
b.      Pengukuran acuan patokan
c.       Penilaian formatif
d.      Penilaian sumatif



Komentar