RuangLingkupTeknologiPendidikan
RUANG LINGKUP TEKNOLOGI
PENDIDIKAN
Nama : Nurul Lu’lu’ul
Ma’sumah
NIM : 2118082
E-mail
: lulunurul73@gmail.com
Abstrak
Teknologi pendidikan perlu dipikirkan
dan dibahas terus menerus karena adanya kebutuhan riil yang mendukung
pertumbuhan dan perkembangannya, yaitu (i) Tekad mengadakan perluasan dan
pemerataan kesempatan belajar; (ii) Keharusan meningkatkan mutu pendidikan berupa,
antara lain, penyempurnaan kurikulum, penyediaan berbagai sarana pendidikan,
dan peningkatan kemampuan tenaga pengajar lewat berbagai bentuk pendidikan
serta latihan; (iii) Penyempurnaan sistem pendidikan dengan penelitian dan
pengembangan sesuai dengan tantangan jaman dan kebutuhan pembangunan; (iv)
Peningkatan partisipasi masyarakat dengan pengembangan dan pemanfaatan berbagai
wadah dan sumber pendidikan; (v) Penyempurnaan pelaksanaaninteraksi antara
pendidikan dan pembangunan di mana manusia dijadikan pusat perhatian
pendidikan. Teknologi Pendidikan sebagai suatu disiplin keilmuan, pada awalnya
berkembang sebagai bidang kajian di Amerika Serikat. Dengan adanya perkembangan
ini membawa perubahan yang menuntut sebuah konsep yang menerapkan teknologi
dalam pembelajaran.
PEMBAHASAN
- Pengertian
teknologi pendidikan
Secara etimologis, teknologi berasal
dari dua kata yaitu, Teknikhos dan logos. Teknikhos berarti metode, yaitu suatu
teknik untuk mencapai tujuan praktis, sedangkan Logos mempunyai makna ilmu.
Teknik sebagai akar teknologi juga berarti cara untuk menghadapi, mengerjakan,
menangani dan menyesuaikan hal atau masalah. Dalam pengertian yang lain, teknologi
juga berarti metode teknis, khususnya dalam riset ilmiah dan juga metode
pencapaian yang diinginkan. Di samping itu teknologi juga di artikan sebagai
kemampuan teknik yang berlandaskan pengetahuan ilmu eksakta yang berdasarkan
proses teknis; ilmu teknik.
Secara terminologis Yusuf Hadimiarsa
dalam bukunya mengatakan, bahwa teknologi merupakan keseluruhan sistem untuk
mengelola hasil hingga melahirkan nilai tambah. Sementara AECT (Association of
Education and Communication Technology) 2004, memberikan definisi sebagai
berikut, “Educational technology is the study and ethical practice of
facilitating learning and improving performance by creating, using, and
managing appropriate technological processes and resources”, yakni teknologi
pendidikan adalah studi dan praktek etis dalam upaya memfasilitasi pembelajaran
dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan atau
memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat.
Jelas, tujuan utamanya masih tetap untuk memfasilitasi pembelajaran agar
efektif, efisien dan menarik seta meningkatkan kinerja.
Teknologi pada hakikatnya adalah
proses untuk mendapatkan nilai tambah. Proses itu memang menghasilkan produk
yang bermanfaat. Sedangkan pemanfaatan produk itu tidak terlepas dari unsur
budaya lain atau sistem yang telah ada. Dari definisi tersebut dapat diambil
kesimpulan bahwa teknologi merupakan metode teknis yang digunakan dalam rangka
mencapai tujuan tertentu dan hasil yang maksimal (nilai tambah). Metode ini
tidak hanya dipakai dalam satu sektor kehidupan, melainkan dapat dimanfaatkan
pada banyak sektor. Dalam pembahasan ini, pendidikan mendapatkan perhatian
utama untuk menjadi bahan kajian yang berhubungan dengan teknologi.
- Ruang Lingkup Teknologi
Pendidikan
Di bagian sebelumnya Anda telah
belajar bahwa teknologi pendidikan berkaitan dengan membawa peningkatan dalam
proses belajar-mengajar. Anda juga telah mempelajari teknologi pendidikan itu
adalah studi terapan atau praktis yang bertujuan memaksimalkan efek pendidikan
dengan mengendalikan berbagai faktor-faktor seperti tujuan pendidikan, konten,
lingkungan belajar, bahan ajar, perilaku siswa dan guru dan keterkaitan antara
siswa dan guru. Teknologi pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran manusia. Dengan memacahkan masalah pembelajaran, ruang lingkup
dari teknologi pendidikan sangatlah luas namun dapat diperinci menjadi :
1. Kawasan
desain
Kawasan desain adalah suatu proses
untuk menentukan kondisi belajar dengan tujuan untuk menciptakan strategi dan
produk. Jadi desain pembelajaran adalah sebagai inti dariteknologi pendidikan
dan menciptakan produk pada tingka tmakro seperti program pembelajaran dan
kurikulum, tingkat mikro seperti pelajaran dan modul. Cakupan kawasan desain
adalah:
a. Desain
sistem pembelajaran
b. Desain
pesan
c. Strategi
pembelajaran
d. Karakteristik
siswa.
2. Kawasan
Pengembangan
Kawasan Pengembangan adalah proses
pengubahan dari bentuk desain menjadi bentuk yang dapat digunakan. Di dalam kawasan
pengembangan saling keterkaitan antara teknologi teori dengandesain pesan
maupun strategi pembelajaran. Hal ini terjadi karena pesan yang didorong oleh
isi, strategi pembelajaran yang didorong oleh teori, yang berbentuk fisik dari
teknologi perangkat keras dan lunak dan bahan pembelajaran. Kawasan
pengembangan meliputi:
a. Teknologi
Cetak
b. Teknologi
Audiovisual
c. Teknologi
Berbasis Komputer
d. Teknologi
Terpadu
3. Kawasan
Pemanfaatan
Pemanfaatan adalah aktivitas
menggunakan proses dan sumber untuk belajar. Fungsi pemanfaatan sangat penting
karena mempelajari kaitan antara pembelajar dengan bahan atau sistim
pembelajar. Bagian-bagian dari kawasan pemanfaatan adalah:
a. Pemanfaatan
media
b. Divusi
Inovasi
c. Implimentasi
dan Institusionalisasi
d. Kebijakan
dan Regulasi
4. Kawasan
Pengelolaan
Konsep pengelolaan merupakan bagian
integral dalam bidang teknologi pembelajaran dan dari peran kebanyakan para
teknologi pembelajaran. Ada empat kategori dalam kawasan pengelolaan:
a. Pengelolaan
Proyek
b. Pengelolaan
Sumber
c. Pengelolaan
Sistem Penyampaian
d. Pengelolaan
Informasi
5. Kawasan
Evaluasi (Penilaian)
Evaluasi adalah proses penentuan
berhasil tidaknya suatu pembelajaran. Kawasan penilaian
mencakup empat subkawasan yaitu:
a. Analisis
masalah
b. Pengukuran
acuan patokan
c. Penilaian
formatif
d. Penilaian
sumatif
Komentar
Posting Komentar